Apel pagi yang dilaksanakan pada Rabu, 26 Agustus 2026 dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan dr. Freddi Seventry Sibarani,MKM., memberikan beberapa arahan :
- Hari ini akan ada ada Paripurna pembacaan nota pengantar dari DPRD dan Bupati tentang pembahasan APBD Perubahan tahun 2026; dan besok jadwal Dinas Kesehatan Kabupaten Toba dan yang disusun di APBD Perubahan agar menyesuaikan;
- Realisasi fisik dan keuangan akan diadakan rakor kembali evaluasi kinerja pemerintah daerah tahun anggaran 2026;
- Akan diberikan surat teguran bagi UPT atau bidang yang realisasi dibawah lima puluh persen dan harus konsisten dengan hal itu, agar data kegiatan dan sub kegiatan agar bergerak agar pemegang program terutama jabatan fungsional tertentu yang disetarakan diharapkan penyelenggaraan kegiatan dipengelola program meskipun pelaksana teknis kepala bidang yang dominan;
- Review kembali kegiatan dan program yang diampu agar alur kas dan alur kas sesuai jika dimungkinkan percepatan agar segera dilaksanakan;
- di Tahun 2026 adanya efisiensi anggaran dan 2027 sudah mendengar pidato kenegaraan, penyerapan anggaran minimalisir silva dan tetap melaksanaan perencanaan yang baik;
- Penyelenggaran Pelayanan sudah berbasis Integrasi Layanan Primer (ILP) leading sektor Dinas Kesehatan harus menjadi panutan ketika melaksanakan kegiatan ke bawah (wilayah);
- Posyandu, Permendagri Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, ada 6 OPD tetapi dominannya di Dinas Kesehatan, kettika turun maka semua bidang harus terlibat dan mengetahui karena sudah ILP, lihat perbekalan dan integrasi CKG ke Posyandu, dan Integrasi Tracing TBC, Kesehatan Anak, Kesehatan Lingkungan, Gizi dll, agar lebih integrasi dalam hal pengelolaan;
- Integrasi Layanan Primer (ILP) basis pelayanan dari Desa untuk menurunkan angka sakit, dan hari ini ada rapat percepatan penurunan stunting di Medan;
- Stunting menjadi beban bersama, Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 mengatur percepatan penurunan stunting di Indonesia melalui strategi nasional dan pembentukan tim untuk mengatasi masalah gizi pada anak, Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan tinggi badan yang berada di bawah standar;
- Stunting berkaitan erat dengan siklus hidup agar diperhatikan sisi asupan gizi dan penyakit infeksi dan 1000 hari kelahiran, agar seluruh bidang melihat keterlibatan masing-masing dan agar turun ke lapangan;
- Efisiensi anggaran jangan sampai kinerja Dinas Kesehatan menurun;
- Admin PEKPPP agar dilaksanakan dan melihat progres dan dokumen diupload dan dipercepat dan tidak da lagi evaluasi secara luring dari ombudsman namun akan di evaluasi;
- Setiap dokumen apapun yang memberikan informasi kepada masyarakat baik yang terpajang dan aplikasi agar di update dan diperbaiki, agar seluruh masyarakat terinformasikan seluruh program agar Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) dapat terselenggarakan;
- Lakukan sosialiasi terkait program kegiatan yang dilakukan di Dinas Kesehatan, dan unit teknis Puskesmas dan Rumah Sakit lakukan evaluasi dan pengendalian dan lakukan komunikasi;
- Pemberian tanggung jawab kepada Puskesmas menjadi tanggung jawab bersama perlu ada pendampingan dan mendorong puskesmas dapat melaksanakan pelayanan dengan baik;
- Mendukung kinerja puskesmas agar belanja modal yang disusun dilaksanakan karena pejabat pengadaan sudah disusun agar bidang terkait melakukan komunikasi, jika hingga Agustus tidak dilakukan belanja maka dilakukan diberikan surat teguran jika tidak maka bidangnya dilakukan teguran;
- Selepas APBD Perubahan akan diadakan rapat evaluasi Dinas Kesehatan agar melalui penatausahaan keuangan agar realisasi fisik disingkronisasi, sekecil apapun serapan anggaran sangat mempengaruhi kinerja pemerintah daerah.

Leave a Reply