Apel pada hari ini Rabu, 09 September 2026 di Dinas Kesehatan Kabupaten Toba dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba dr.Freddi Seventery Sibarani,MKM., memberikan beberapa arahan terkait dengan peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Toba, karena Kamis, 10 September 2026 akan dilaksanakan rapat pimpinan (Rapim) yang mengundang seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit (RSUD) diharapkan seluruh bidang sudah dapat menyerahka laporannya ke Kepala Dinas terkait dengan Tim TPCB yang turun langsung ke Puskesmas memastikan bahwa seluruh kegiatan tersebut berjalan sesuai dengan yang direncanakan dan juga memastikan laporan MCSP (Monitoring Controlling Surveillance for Prevention) dapat dipertanggung jawabkan dan sesuai indikator;
Yang berkaitan dengan SPM dan program wajib pelayanan dasar diperhatikan capaian dan pelaksanaan di lapangan, maka agar ada kesepakatan melaksanakan forum konsultasi publik (FKP) di Dinas Kesehatan Kabupaten Toba di tahun ini maka agar kualitas data yang disajikan harus dapat dipertanggung jawabkan karena masyarakat sudah melek teknologi karena seluruh aktivitas dapat dipantau oleh masyarakat, dan kita harus memastikan semua yang direncanakan dapat dilaksanakan;
Seluruh bidang memperhatikan urusan bidang agar PSDK memperhatikan laporan terkait sarana pendukung pelayanan di 16 ( enam belas) kecamatan dan diseluruh desa banyak yang harus di update kondisinya agar hari ini di update dan SDM agar dipastikan seluruh desa memang ada pelayanan dan ada penanggungjawab pelayanan jangan sampai ada desa yang tidak memiliki penanggungjawab;
Kualitas pelayanan agar PSDK dan Sub. Bag.Kepegawaian agar rilis data semua desa harus di breakdown pelaksana di lapangan dan ini menjadi rujukan untuk melakukan distribusi pegawai dan ILP di desa dapat dilakukan;
Tim TPCB harus ada diskusi dua arah memastikan apa saja hambatan pelaksanaan kegiatan tersebut, lakukan mitigasi dan solusi dari permasalahan agar tahun berikut dapat berjalan dengan baik, pelaksanaan kegiatan yang beririsan dengan UKBM meminta dukungan dari masyarakat agar didorong dalam upaya pelaksanaan gerakan masyarakat hidup sehat;
Program saat ini perhatian publik seperti percepatan penurunan stunting program PMT agar pelaksanaan dipastikan besok sudah harus tergambarkan pelaksanaan di lapangan, data dasar (awal) harus tervalidasi dan terverifikasi perhatikan juknis pelaksanaan PMT;;
Program elimininasi agar diperhatikan kendalanya dan rekomendasi penyelesaian masalah dan pelayanan jangan sampai ada maladministrasi dan PEKPPP (Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 4 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 29 Tahun 2022 tentang Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik) diperhatikan implementasi karena PEKPPP merupakan salah satu intruksi dalam memastikan akuntabiltas kinerja dapat dipertanggung jawabkan, maka seluruh potensi dihitung dan sumber daya dapat berfungsi;
Disiplin penting dijadikan budaya memastikan kita hadir untuk melaksanakan tepat waktu karena sebelum mengevaluasi terlebih dahulu mendisiplinkan diri masing-masing.

Leave a Reply