Perubahan Anggaran Belanja Daerah 2026 dan menyusun rencana program kegiatan dan sub kegiatan T.A 2027 dan surat sudah ditetapkan dan format yang harus diisi sesuai dengan anggaran yang diberikan APBD tahun 2027. Untuk penyusunan APBD 2027 harus sudah disampaikan ke TAPD pada Jumat, 19 Juni 2026 sampai dengan rincian kegiatan artinya tidak ada lagi proses yang ditempuh ketika salah di dalam penyusunan di SIPD. Sudah selalu disampaikan kepada Dinas Kesehatan di setiap Apel bahwa kondisi finansial Pemerintah Republik Indonesia saat ini sangat bergantung kepada bagaimana kita melakukan efisiensi anggaran di seluruh sektor termasuk sektor kesehatan, walaupun sebenarnya sektor kesehatan hal yang tidak mungkin dilakukan efisiensi, maka yang dilakukan adalah penyesuaian, karena kesehatan orang tidak mungkin di efisiensi, seharusnya di dalam pedoman praktek klinis (PPK) misal pengobatan tifoid 7 hari pemberian bebas demam 14 hari baru bebas obat tidak mungkin di efisiensi karena sudah berbagai evidence, maka yang dapat kita lakukan di efisiensi penyesuaian kegiatan dan sub kegiatan yang sama sekali tidak mendukung kinerja jangan ada yang membahas perjalanan dinas jika tidak bisa dijelaskan output kegiatan. Tidak ada ruang penambahan perjalanan dinas kecuali dapat dijelaskan outputnya karena jika menjadi tugas utama jangan mengharapkan perjalanan dinas, karena ada tidak anggaran kegiatan itu harus sudah berjalan.
Jika di indikator kinerja utama kunci Dinas Kesehatan membutuhkan anggaran silahkan tetapi harus dihitung dengan benar-benar, agar seluruh bidang berimprovisasi termasuk mengupayakan Dinas Kesehatan Kabupaten Toba mendukung Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati dan juga Asta Cita.
Jika ada dua dan tiga kegiatan di dalam wilayah Balige misal yang mengundang masyarakat yang hadir agar di cek apakah berulang atau orang yang berbeda, dapat di cek jika langsung input data, karena ada yang gemar melakukan cek dan gemar meminta obat tetapi tidak diminum obatnya, maka upaya promotif dan preventif harus dilakukan, dan kuratif bisa dibuat ke Faskes tidak harus dilakukan pada CKG.
Agar melihat daerah/kabupaten/provinsi yang lebih baik, misal DKI jakarta melakukan CKG semua produk kegiatan yang ada dari semua bidang sampai mengundang pihak ketiga mengukur massa otot dan tidak ada pemberian obat dan bahkan menghadirkan radiologi portable dan hasilnya disarankan berkonsultasi ke faskes primer yaitu puskesmas bukan Rumah sakit tetapi dengan surat rekomendasi dari petugas yang ada di CKG. Maka yang dilakukan di kegiatan itu adalah konsultasi dan tindak lanjutnya pemeriksaan tersebut ke puskesmas, jika misal dihadirkan konseling itu hanya rekomendasi dan tindak lanjutnya bukan di tempat CKG sehingga masyarakat mengetahui, maka CKG kegiatan yang berinproviasi dan bisa menjalin kerja sama dengan lintas sektor dan pihak lain.
Dalam efeisiensi angaran perlu dilakukan improviasasi maka mutu pelayanan CKG lihat indikator maka PSDK agar menghitung mutu layanan.
Puskesmas sudah harus BLUD di sembilan belas puskesmas untuk menjawab semua kebutuhan yang tidak bisa terakomodir dari anggaran APBD ataupun dari sisi regulasi yang ada misal penambahan SDM yang mendukung lintas klaster minimal 13 jenis tenaga kesehatan, telah membuat telaan staf untuk membuat penambahan tenaga outsourcing di puskesmas, rumah sakit, dan dinas kesehatan agar di APBD di bahas.
Agar masing-masing bidang menbedah program per program berapa realisasi, termasuk mengejar target realisasi dana transfer yg harus memeunhi syarat tahap salur untuk mendukung sampai 30 Juni 2026 minimal 50 persen, agar 2026 harus lebih baik Dinas Kesehatan, Jumat sudah harus disampaikan Sub Bag Program ke TAPD, produk dokumen pelaksanaan yang baik adalah perencanaan yang baik, ketika sudah tertuang dalam DPA jika salah susun alur kas dll maka tidak dapat dilaksanakan ini sudah perubahan tidak bergeser.
Pejabat fungsional yang disetarakan yang leader dlm program tersebut agar memahami program sampai tercapai target kinerja sampai akhir tahun lihat target dan mekanisme pelaksanaan dan mekanisme penganggaran agar dihitung per sumber dana jika ada yang berlebih, maka sore ini rapat untuk melihat bagaimana pencapaian, harus ada peran yang positif.
Perencanaan yang baik akan menghasilkan dampak yang baik ke masyarakat jangan abaikan dapur di perencanaan.
Ketika masing-masing bidang sudah melakukan internalisasi agar ditelusur program per program termasuk hitung anggaran jika tidak sesuai harus coba sesuaikan jangan salah cover dan sumber dana agar jangan di penatausahaan keuangan berbeda.

Leave a Reply