Rapat internal Dinas Kesehatan yang dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Toba dr.Freddi Seventry Sibarani,MKM., membahas tentang sosialisasi Peraturan Bupati Toba Nomor 24 Tahun 2026 tentang KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS DAN FUNGSI, SERTA TATA KERJA DINAS KESEHATAN KABUPATEN TOBA, Perbub ini berbeda dengan sebelumnya kedudukan fungsi organisasi Dinas Kesehatan berubah nomenklatur tetap 3 bidang, dibawah sekretaris ada dua subbag.
Ada perbedaan antara bidang Kesprimkom dan bidang kesehatan lanjutan farmasi langsung membawahi rumah sakit dan bidang penanggulangan penyakit tetap, fungsinya jika pencegahan selama ini banyak di P2P kedepannya Kesprimkom banyak beririsan dengan program pencegahan misal kesehatan jiwa ada di P2P maka bergeser ke kesehatan jiwa, selanjutnya melihat Pasal 6, agar pejabat struktural melihat perubahan ini.
Jika kita menganggap RS berdiri sendiri yang ada sama halnya hanya pengelolaan keuangan dalam bentuk BLUD seluruh organisasi masih tertuang dalam Perbub No 24 Tahun 2026 dan SDM masih Dinas Kesehatan, tidak ada kuasa kepada kepala RS dan Puskesmas melakukan promosi dan mutasi. Tugas pokok dan fungsi kepada dinas kesehatan ada 22 poin.
Melihat juga Permenkes Nomor 6 tahun 2026 dan Permenkes Nomor 19 Tahun 2024.
Pergeseran nilai mempengaruhi kepada semuanya maka kedepan tujuan sosialisasi ini penekanan di SOTK ini, agar kedepan jangan saling menyalahkan karena akan dilakukan pemetaan,
Dapat dilihat membaca dan mempedomani agar berbicara dengan baik tidak perlu berdebat lebih lanjut, terkiat tata kerja (Bab IV) terkait dengan turunan Permenkes Nomor 19 Tahun 2024 tentang tata kelola BLUD.
Renbut pemetaan jabatan dan jenjang termasuk di Puskesmas dan Rumah Sakit yang diusulkan ke Kemenkes belum turun.
Secara kuantitatif jumlah dokter umum kurang.
Maka turunan Perbub SOTK Puskesmas dan 4 Perbub BLUD.
Sudah membentuk Tim Kerja pengembangan Puskesmas Parsoburan menjadi rumah sakit karena sudah melakukan diskusi dengan Bupati Toba, karena luas wilayah hampir kurang lebih 55 persen luas Kabupaten Toba ada di Habinsaran, apalagi tahun ini sudah terhubung dengan jalan trans sumatera dari Labura ke Toba. Nassau ke Toba kurang lebih 2 jam dibandingkan dari jalingsung kurang lebih 8 jam maka harapan jika wisata dan bandara juga lebih dekat.
Maka masyarakat butuh layanan kesehatan agar melihat Renja maka perlu untuk didiskusikan lebih lanjut dan komunikasikan dengan Baperida.
Penelitian terhadap suatu objek yang akan dibentuk disuatu daerah dengan melihat seluruh aspek melihat analisis dan latar belakang dan analisis SWOT, maka lakukan akumulasi dan lakukan rapat terbatas tidak perlu rapat resmi, maka akan dibuat paparan singkat melihat potensi ini dimungkinkan atau tidak maka selanjutnya rapat dengan sekda dan Porkopimda tidak hanya dinas kesehatan saja.
Induk organisasi dan inisiator adalah Dinas Kesehatan maka perlu atau tidak perlu maka presentase dari Dinas Kesehatan, kebutuhan menyangkut kepada aspek yang esensial maka jika Puskesmas Parsoburan menjadi rumah sakit maka harus jelas turunannya termasuk SDM, Biaya, Falisitas dll harus membuat dasar dan landasan yang kuat.

Leave a Reply