Pada Apel Rabu, 08 Juli 2026 dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan memberikan beberapa arahan yang selalu diperhatikan perkembangan dari kegiatan Dinas Kesehatan Kabupaten Toba, beberapa arahan Kepala Dinas Kesehatan :
Terkait dengan akreditasi yang sewaktu-waktu bisa dicabut ketika tidak dipenuhi rekomendasi dan perbaikan-perbaikan yang telah diberikan terutama yang “Paripurna” rentan untuk dicabut, agar jangan sampai ada temuan di pembayaran bahwa pembayaran tidak bisa tunai atau cash agar koordinasi dengan keuangan. Bidang terkait yang memiliki tim segera melakukan tindak lanjut lakukan rapat resmi untuk berdiskusi bersama.
Hari ini akan ada coaching clinic tentang E-Walidata dan Metadana Kominfo dan Badan Pusat Statistik melakukan pertemuan ini agar seluruh bidang mengikuti Coaching Clinic yang berkaitan dengan pencatatan pelaporan.
Terkait dengan Pelayanan Publik yang sudah dilaksanakan pertemuan apapun yang menjadi kewajiban Dinas Kesehatan dalam Pelayanan Publik karena tahun 2025 tidak ada penilaian dari Ombudsman namun sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 adalah undang-undang yang mengatur tentang pelayanan publik di Indonesia ada unsur yang harus dipenuhi agar dikelola pelayanan publik seluruh informasi penting yang bekaitan dengan pelayanan di lingkungan Dinas Kesehatan agar dilengkapi pencatatan dan pelaporan dan rekomendasi terhadap aduan masyarakat agar dikompilasi karena tim nya masih ada.
Dalam hal Tim Pendamping Klaster Binaan (TPCB) masih ada sampai sekarang SK belum dicabut ini penting karena pada saat Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan turun justru menginginkan Tim TPCB jalan dan masih digunakan Kemenkes sebagai salah satu instrumen pendampingan klaster binaan dalam pelaksanaan seluruh urusan bidang kesehatan. Sekretaris Dinas agar membalikkan kembali TPCB Dinas Kesehatan disusun jadwal agar seluruh bidang tiga wilayah kelompok untuk melakukan pendampingan terhadap seluruh kegiatan dan bagaimana pengelolaan keuangan dari dua sumber dana BOK Puskesmas dan JKN dan pemenuhan dua anggaran untuk mendukung seluruh program termasuk program hasil terbaik cepat dan capaian SPM.
Penyusunan RKPD Tahun 2027 agar membaca Permendagri Nomor 14 Tahun 2026 tentang Pedoman Penyusunan RKPD Tahun 2027, dan membaca Kemendagri tentang kodifikasi agar dipedomani dan disimpulkan tidak akan jauh dari 77 Tahun 2020 adalah peraturan yang ditetapkan untuk memberikan pedoman teknis dalam pengelolaan keuangan daerah. Tetap laksanakan minitoring evaluasi kegiatan karena ini menjadi catatan yang sangat kuat dari Pimpinan agar bergerak lebih cepat untuk menyelesaikan semua urusan karena target banyak terutama BOK Kabupaten agar maksimal kinerja Dinas Kesehatan.
Agar seluruh pejabat struktural di masing-masing bidang membuat pembagian dimasing-masing program agar cek indikator kinerja terutama pejabat fungsional yang disetarakan jangan ada satupun yang tidak difungsikan agar dapat menilai kinerja untuk dievaluasi, berdayakan seluruhnya jangan ada satu pun pegawai di Dinas Kesehatan tidak memiliki tugas dan tanggung jawab agar meminta tanggup jawab dan pendelegasian penugasan tersebut karena penilaian kinerja menjadi salah satu instrumen saat ini yang digunakan MenpanRB dan BKN dalam merumuskan kebijakan terkait SOTK yang baru saat ini.
Termasuk dalam distribusi obat pada saat kunjungan lapangan di Kecamatan Balige masih ada Kepala Desa yang mengatakan bidan masih minta tarif dan bayaran dan juga terkait ketersediaan obat dii polindes, agar perlu ada inovasi bagi yang mengurus perbekalan bagaimana memastika bahwa apa yang dituduhkan tidak benar, jangan hanya standar turun buat daftar penerimaan bagaimana untuk menjawab sampai ke rumah sakit, termasuk obat program misal VAR Dinas Kesehatan sudah menekankan jangan sampai ada kecurangan agar dijelaskan gigitan yang berisiko dan tidak berisiko secara dermatom dan anjingnya masih kategori sehat dan lain-lain.
Agar di cek apotek karena tidak boleh ada VAR di apotek agar lakukan sweeping hal mana saja yang tidak bisa disediakan di apotek yang regulasi pembelanjaan jelas hanya instansi yang boleh menyediakan. Termasuk cek Depot air hari ini zoom Labkesmas tentang pengelolaan air agar diikuti.
Program yang menjadi atensi Nawacita termasuk stunting lakukan yang menjadi urusan Dinas Kesehatan terutama makan bergizi gratis (MBG) lihat sertifikat Laik Hiege Sanitasi ketatkan agar membuat SOP dan menyebarluaskan kembali dan lakukan investigasi kesehatan lingkungan secara cepat kemudian dikomunikasikan. Bagi tugas agar yang ada di wilayah kecamatan berikan penugasan memantau ketat yang ada sekolah MBG nya jangan sampai ada kejadian, komunikasi dengan korwil BGN.
Terkait desa siaga TBC sudah ada rapat dari Kemenkes bagaimana komunikasi antara Dinas Kesehatan dan pemerintah desa melalui PMD agar segera membuat pertemuan, jangan sampai abai slaah satu lokus yang akan dikunjungi Wamenkes bulan depan Kabupaten Toba terkait TBC agar seluruh program percepatan eliminasi, penemuan kontak, pencegahan TBC segera tuntaskan.
Gizi agar perketat PMT jangan sampai tidak jalan, panggil dan investigasi, jangan keputusan ada hanya alasan pribadi karena tahun ini angka meningkat.
Termasuk belanja yang ada dibidang agar dimaksimalkan dan segerakan spj unuk memenuhi target realisasi.
Selamat melayani semoga Tuhan memberkati.

Leave a Reply